Karya Roh Kudus dalam Kehidupan Orang PercayaRoh Kudus adalah pribadi ketiga dari Allah Tritunggal. Seperti halnya Bapa dan Anak, Roh Kudus juga mempunyai peranan penting dalam karya keselamatan umat manusia. Dialah yang menerapkan karya keselamatan itu dalam diri umat pilihan Allah. Karena itu, peranan-Nya dalam kehidupan orang percaya sangatlah penting.

Apa sajakah yang dikerjakan Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya? Pertama-tama, Dialah yang melahirbarukan umat pilihan Allah. Tak ada seorang manusia pun yang dapat datang dan percaya kepada Yesus bila Roh Kudus tidak terlebih dahulu berkarya dalam dirinya. Yesus sendiri berkata:

Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah. … Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. (Yoh 3:3, 5-6)

Untuk dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah, seseorang harus mengalami kelahiran kembali. Inilah karya Roh Kudus pada awal kehidupan orang percaya.

Selanjutnya, setelah seseorang mengalami kelahiran kembali, bertobat, dan percaya kepada Yesus, Roh Kudus akan berdiam dalam dirinya. Yesus sendiri berjanji bahwa setelah kenaikan-Nya ke sorga Ia akan mengutus dan mengaruniakan Roh Kudus kepada orang percaya.

Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan. (Yoh 7:39)

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. (Yoh 14:16-17)

Dalam 1 Korintus 3:16 rasul Paulus juga berkata:

Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

Setiap orang percaya akan menerima Roh Kudus di dalam dirinya dan Roh Kudus akan berdiam di dalam dirinya selama-lamanya. Roh Kudus akan berkarya di dalam diri orang percaya, menjadikannya anak Allah, dan memberikan kesaksian di dalam dirinya bahwa dia adalah anak Allah. Dengan demikian setiap orang percaya akan mengetahui dan menyadari kedudukannya sebagai anak Allah.

Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!” Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. (Rom 8:15-16)

Bukan hanya itu saja. Roh Kudus juga berperan dalam kekudusan hidup orang percaya. Dialah yang menguduskan dan membimbing setiap orang percaya supaya mereka dapat hidup dalam ketaatan kepada Allah.

… yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu. (1 Ptr 1:2)

Adalah suatu kebohongan bila ada orang yang mengaku telah dipenuhi oleh Roh Kudus, tetapi ia tidak sungguh-sungguh hidup dalam ketaatan kepada Allah. Tanda bukti yang pasti bahwa seseorang sungguh-sungguh dipenuhi oleh Roh Kudus bukanlah karunia atau pekerjaan pelayanan yang luar biasa, melainkan kekudusan hidup dan karakter Kristus yang nyata. Dalam Galatia 5:22-23 rasul Paulus berkata:

Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

Karya Roh Kudus dalam diri orang percaya dinyatakan melalui buah Roh yang dihasilkannya, yaitu karakter Kristus. Tanpa peranan Roh Kudus, manusia berdosa tak mungkin dapat memiliki karakter Kristus tersebut, karena kecenderungan hati mereka adalah jahat dan hanya dapat menuruti hawa nafsu daging saja. Karena itu, karakter Kristus yang dimiliki seseorang merupakan bukti nyata bahwa Roh Kudus telah bekerja di dalam dirinya.

Selain itu, Roh Kudus juga membimbing orang percaya mengenal kebenaran. Dalam Yohanes 16:13 Yesus berkata:

Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Roh Kuduslah yang menerangi hati dan pikiran setiap orang percaya, sehingga mereka dapat memahami kebenaran firman Allah dengan baik. Peranan Roh Kudus ini sangatlah penting. Tanpa Roh Kudus, tak ada seorang manusia pun yang dapat memahami kehendak dan maksud Allah dalam kehidupannya.

Demikianlah, Roh Kudus mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan dan keselamatan kita. Dialah yang membimbing kita menuju kekudusan hidup, pengenalan akan Allah, dan persekutuan dengan Allah. Karena itu, kita patut bersyukur atas penyertaan dan karya Roh Kudus dalam kehidupan kita. Janganlah kita mendukakan Roh Kudus dengan hidup di dalam dosa. Sebaliknya, marilah kita senantiasa menuruti pimpinan Roh Kudus dan hidup seturut kebenaran firman Tuhan yang telah Ia singkapkan kepada kita.

Facebook Twitter

Kategori: Pengajaran Kristen

Tag: , , ,